Putu Wijaya adalah sebuah gumpalan. Barangkali hanya seorang, di Indonesia seniman yang setiap kali muncul hampir selalu dalam keadaan seratus persen utuh, seratus persen spontan. Gumpalan demi gumpalan lahir dari seniman ini. Tidak semuanya tertatah rapih, dan memang dibiarkan begitu. Semuanya bergerak.
Sepahit-pahitnya berharap adalah kepada manusia. Sepahit-pahitnya merasa adalah merasa bukan apa-apa. Dara mengalaminya, ketika harapan besar untuk menikah dan hidup bahagia bersama Adira harus hancur ketika pria itu membiarkannya pergi dan datang kembali untuk memberikan Dara rasa sakit. la bukan apa-apa. Dara bukan siapa-siapa. Empat tahun bersama Adira, Dara hanya menjaganya untuk memberi…
Buat kalian yang udah ngebalik buku ini, berharap ada sinopsis atau sedikit bocoran tentang isi, dengan sangat terpaksa gue bilang... JEBAKAN BATMAN! Nggak ada yang begitu-begituan. Bayangin kalo kalian terbiasa baca ringkasan tanpa mau mendalami sesuatu, kalian bisa tumbuh menjadi generasi MANJA. Inget jangan dibuka diem-diem juga plastiknya. Ini semua gue mencegah kalian jadi penadah plast…
Tradisi menulis haiku tumbuh dari kalangan biarawan Zen sejak : ribuan tahun silam di Jepang. Kini haiku telah keluar dari lingkaran tradisionalnya dan berkembang pesat di mancanegara. Tak saja di Amerika dan Eropa, namun juga Arab, India, Rumania, Bulgaria termasuk Indonesia. Banyak komunitas penulis haiku bermunculan dan menghasilkan karya dalam warna yang lebih pop. Salah satu komunitas di I…
Ini adalah tentang dia yang ingin lepas dari orang yang masih mencintainya. Tentang dia yang mencintai kekasih seseorang. Juga tentang dia yang tak tahan melihat yang dicintainya mulai mencintai orang lain. Pertanyaannya: siapa di antara mereka yang akan paling terluka?
Tentu saja cerita-cerita seperti ini akan menjadikan kita semakin kaya dengan pengalaman-pengalaman perempuan-perempuan yang berada di dunia profesional yang kebanyakan dijabat oleh kaum laki-laki. Ratna Indraswari Ibrahim (Novelis) Ini bukan sekadar cerpen tentang cinta yang menghibur. Melainkan, cerpen tentang pengembaraan cinta yang berjiwa, diterangi bias-bias cahaya Illahi tanpa batas. …
Dimas dan Melodi adalah dua sahabat yang saling mencintai, walau kata cinta tidak pernah terucap dari bibir masing-masing. Dimas selalu ada untuk Melodi dan menjadi suporter utamanya. Namun ketika Melodi memilih pergi meninggalkan Dimas untuk mengejar impian, akankah Dimas masih tetap ada untuknya ketika ia kembali? Karena rasa itu tidak pernah mati, ia selalu ada di hati.... Cinta dan rasa …
Seekor mama paus yang besar terdampar di pantai. Ella merasa kasihan. Mama pun mengentakkan kaki tiga kali, bertepuk tangan, menggoyangkan bokong, dan berkata, "Marshmallow" ... dan TRING! Mama berubah jadi Mama Peri. Mama Peri tak bisa mendorong paus sebesar itu ke lautan. Lagipula, ada banyak orang di sana. Mama Peri butuh bantuan. Bersama Ella, Mama Peri pergi ke tempat yang tidak diket…
Chacha berusaha mengatur jantungnya yang mulai nggak menentu. Wajah itu membuat ia terpana sejenak. "Jangan sombong!" ucapnya ketus di sela-sela tatapannya. "Itu kenyataan. Nggak ada yang bisa mengalahkanku." "Oh ya? Bagaimana kalau kita balapan?" tantang Chacha kemudian. Cowok itu tertawa. "Hahaha balapan? Kamu nggak sayang sama keluargamu?" "Keluargaku nggak mau tahu tentangku. Mas…
"Lee Hae Woo-ssi." Hye Jin membuka kelopak matanya perlahan. Akibat senyawa sialan itu, mata kirinya kini hanya tinggal segaris la tidak bisa membuka lebih lebar dari ini. "Aku akan memastikan diri untuk tidak melupakannya, Lee Hae Woo-ssi. Terima kasih karena telah memberiku pengingat. Aku tidak akan menghapusnya." Song Hye Jin identik dengan tiga hal. Pertama, keras kepala. Gadis itu pernah…