Chacha berusaha mengatur jantungnya yang mulai nggak menentu. Wajah itu membuat ia terpana sejenak. "Jangan sombong!" ucapnya ketus di sela-sela tatapannya. "Itu kenyataan. Nggak ada yang bisa mengalahkanku." "Oh ya? Bagaimana kalau kita balapan?" tantang Chacha kemudian. Cowok itu tertawa. "Hahaha balapan? Kamu nggak sayang sama keluargamu?" "Keluargaku nggak mau tahu tentangku. Mas…
"Lee Hae Woo-ssi." Hye Jin membuka kelopak matanya perlahan. Akibat senyawa sialan itu, mata kirinya kini hanya tinggal segaris la tidak bisa membuka lebih lebar dari ini. "Aku akan memastikan diri untuk tidak melupakannya, Lee Hae Woo-ssi. Terima kasih karena telah memberiku pengingat. Aku tidak akan menghapusnya." Song Hye Jin identik dengan tiga hal. Pertama, keras kepala. Gadis itu pernah…
Wanita itu tetap bungkam. Dibukanya lagi kartu di tangannya, lalu dibacanya lebih teliti. Busana yang kaurancang selalu cantik. Tapi, bagiku kau lebih cantik. Karena, kaulah sumber kecantikan itu. -Malaikatmu- Detik itu juga jantung wanita itu berpacu cepat. Sangat cepat. Sampai-sampai ia merasa jantungnya akan meledak. "Dia ada di sini... dia melihat pergelaran busanaku...." Prada, Gu…
"Tutup pintunya." Hampir gue kena serangan jantung mendengar perintah Micky yang tegas itu. Jelas perintah itu ditujukan buat gue karena nggak ada makhluk lain di sini. Gue menelan ludah, apa dia tahu kalau gue bisa melihat dia? "Kenapa bengong? Gue tahu elo bisa dengar, bahkan melihat gue! Lebih baik elo tutup pintunya karena gue mau bicara panjang lebar sama elo. Gue rasa, elo pasti nggak …
"Zicko harus menyesal! Dia nggak tahu lagi berhadapan sama siapa. Detik ini juga, gue mengubur semua perasaan gue ke Zicko dan gue janji, gue adalah orang pertama yang akan selalu membuat dia gagal dalam hal apa pun!" Kekuatan cinta memang besar, tapi ternyata bisa berubah menjadi lebih besar lagi saat perasaan cinta berubah jadi benci. Rea benar-benar nggak terima Zicko menolak pernyataan c…
Sebut saja dia Eyang Sabar. Ketenarannya sih sebelas dua belas sama Eyang Subur. Semenjak berhasil pak mak-comblangin sohibnya, doi dipercaya menjadi tempat mencari solusi bagi semua orang yang sedang bermasalah dengan cinta. Dengan teknik investigasi yang didominasi oleh kebiasaan keponya, Eyang Sabar berusaha mencari tahu penyebab permasalahan hingga ke akar-akarnya. Tapi emang dasar tukang …
"Mana mungkin dia menemukan orang baru dalam waktu secepal ini!" Yong Woo menunjuk Yong Hee dengan tangan kirinya sambil berbicara dengan Chae Rin. Sikap yang benar-benar tidak sopan. "Tentu saja bisa, memangnya Kamu pikir Kamu satu-salunya orang yang dibutuhkan di sini!" .bentak Chae Rin sambil berkacak pinggang, me-nantang. "Nuguya? Pokoknya aku tidak mau tahu! Aku akan tetap. bekerja di…