Text
MY NAME IS LOVE: NAMAKU CINTA, SAAT KAMU BERSANDING DI SISIKU
"Kenapa?" tanya Ervan tertahan.
Airin menatap Ervan dengan mata berkaca-kaca. Sudah berakhir, bisik Airin, bersamaan pandangannya yang kian kabur.
Ervan masih menatap tak percaya. "Kenapa kamu bisa di sini?" tanyanya
tertahan. Tampak sangat syok.
Airin tak menjawab. Tak mengerti dengan apa yang Ervan ucapkan.
Benarkah rasa sayang pada akhirnya tetap akan torehkan luka?
Pertanyaan itu berputar-putar di kepala Airin, terutama sejak hidupnya berubah drastis akibat penyakit yang dideritanya. Penyakit yang membuatnya tak bisa mendengar lagu-lagu cinta kesukaannya, suara keramaian pagi, dan suara lelaki yang amat ia cintai, Ervan.
Rasa cinta itu pula yang akhirnya membuatnya menutupi keadaannya yang menyedihkan dengan berbagai kebohongan. Setelah kehilangan pendengaran, ia. tak ingin kehilangan orang yang paling ia cintai. la hanya ingin memperjuangkan kebahagiaannya dan Ervan di masa yang akan datang.
Tapi, sanggupkah Airin?
Tidak tersedia versi lain